Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Peternakan melakukan inpeksi mendadak yaitu pemeriksaan hewan kurban di Pasar Hewan Bumiayu pada hari Sabtu 27 Agustus 2016.

Kabid Keswan dan Kesmavet Dinas Peternakan Brebes, Jhoni Murahman mengatakan, pihaknya menerjunkan 6 petugas medis dan 2 dokter hewan untuk melakukan pemeriksaan terhadap penjualan hewan kurban sebagai bentuk pengawasan kesehatan dan kelayakan hewan kurban.

Dokter Jhoni mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian pengawasan terhadap penjualan hewan kurban. Tujuannya adalah untuk melihat kondisi hewan kurban.

Menurutnya, pemeriksaan terhadap hewan kurban meliputi sejumlah pemeriksaan bagian tubuh dan organ, seperti gigi dan mulut, telinga, kuku kaki, bulu, hingga air liur. Dari sisi psikologi, tim juga memerhatikan tingkah polah hewan kurban, apakah wajar atau mengindikasikan gangguan kesehatan.

Selain itu, tim juga memeriksa umur hewan kurban. Misalnya kambing, umurnya harus lebih satu tahun dan sudah tumbuh gigi tetap.

Dari pengecekan ke setiap lokasi penjualan hewan kurban yang ada di Kabupaten Brebes,  hasilnya tidak ditemukan adanya hewan yang kondisinya cacat ataupun berpenyakit.

Meski begitu, diingatkan kepada masyarakat calon pembeli hewan kurban harus benar-benar jeli dan teliti dalam memilih hewan kurban, yang sempurna dan layak untuk kurban. Untuk hewan kurban, kondisinya harus benar-benar sempurna, tidak hanya bebas dari penyakit tetapi juga tidak boleh cacat.

Ciri-ciri hewan kurban yang sehat, antara lain matanya terlihat bening dan cemerlang, kulit bersih, berdiri tegak, gerakannya lincah dan tidak selalu tidur atau gerakannya lambat.
Ciri-ciri lain hewan kurban yang sehat, yaitu tidak boleh mengeluarkan lendir di telinga, tidak ada bekas kotoran di lubang anus, bulu mengkilat, dan matanya tidak sakit.

Lebih lanjut drh. Jhoni menambahkan, hewan yang digunakan kurban, untuk kambing minimal usia 1 tahun, sedangkan untuk sapi minimal usia 2 tahun.


Brebes, Jum'at 26-08-2016 Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Efdal Nazra, S.I.P., bersama personel Kodim 0713/Brebes melaksanakan Latihan Menembak senjata ringan (Latbakjatri) progaram kerja Triwulan III tahun 2016 dilapangan tembak Yonif 407/Padma Kusuma Ujungrusi Adiwerna Kabupaten Tegal. Senjata yang digunakan dalam latihan ini adalah senapan laras panjang M16 A1 dan senjata pistol Pistol FN-46 adalah tembak tepat jarak 25 meter. Latihan menembak sesi pertama, para prajurit menggunakan senjata laras panjang jarak 100 meter, untuk sesi berikutnya menggunakan senjata pistol dengan jarak 25 meter, sedangkan menembak untuk posisi menembak senapan panjang mengambil sikap tiarap.

Pas Ops Kodim 0713/Brebes Kapten Inf Wajirin mengatakan, latihan yang dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 25 dan 26 Agustus 2016 ini merupakan kegiatan latihan rutin sesuai program yang dilaksanakan setiap triwulan. latihan menembak terdiri dari tembakan pengelompokan 10 jalur, tembakan penilaian dan tembakan evaluasi. Sedangkan tembak pistol terdiri dari tembakan koreksi dan tembakan penilaian dengan jarak 25 meter. Sementara mekanisme dan prosedur latihan diterapkan secara ketat oleh instruktur pelatih sebelum pelaksanaan latihan. Ditekankan kepada seluruh personil Kodim 0713/Brebes tentang faktor keamanan dalam pelaksanaan latihan dan kewajiban anggota untuk mengikuti setiap instruksi dari pelatih.

Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Efdal Nazra, S.I.P., menyampaikan Diselenggarakannya latihan menembak ini untuk melaksanakan program latihan dalam bidang menembak sekaligus untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan serta keterampilan perorangan prajurit dalam menembak sehingga diharapkan prajurit Kodim 0713/Brebes semakin profesional dalam melaksanakan setiap tugas dalam menjaga NKRI.


Setelah berlangsung selama lima hari, akhirnya brebes expo ditutup secara resmi oleh Bupati
Brebes yang diwakili oleh ketua panitia peringatan HUT RI ke-71, Drs. Zaenudin, M.Si. Brebes Expo secara resmi ditutup Jum’at 26 Agustus 2016 malam, tepatnya pukul 20.00 wib di pelataranparkir Stadion Karangbirahi Brebes. Bupati Brebes dalam sambutannya menjelaskan bahwapelaksanaan Brebes Expo atau pameran pembangungan kali ini berjalan lancar dan sukses, Bupati berharap dengan kegiatan ini, maka masyarakat dapat memperoleh informasi pembangunan, dan bisa semakin mencintai produk lokal yang berkualitas.

Sutejo selaku Ketua Panitia pasar malam dan brebes expo dalam laporannya menjelaskan bahwasecara umum kegiatan tersebut lancar dan sukses, masyarakat antusias mengunjungi Pamerandan pasar malam. Selain itu, Tejo menambahkan untuk tahun ini, bentuk dan pelayanan darimmasing-masing stan lebih kreatif dan inovatif.

Dalam kesempatan itu, panitia juga mengumumkan para pemenang pameran. Berdasarkan
penilaian dari juri Brebes Expo, Setda Kabupaten Brebes menempati juara pertama yang disusul oleh RSUD Brebes menjadi juara kedua dengan bentuk stan CT scan, sementara itu
Dinhubkominfo dengan model dan bentuk stand yang lain dari pada yang lain berbentuk Tol
Gate Brexit menempati posisi ke tiga, Dinhubkominfo memberikan warna tersendiri di arena
Brebes Expo, konten yang disajikan juga sangat menarik, mulai dari Dokumen kegiatan
pengamaman arus mudik dan balik, radio corner dan ditampilkan cctv dari beberapa objek
pemantauan jalan di pantura Brebes. Pengunjung juga tak ada hentinya untuk masuk ke dalam stand nyentrik ini. Apalagi disuguhi dengan kuis berhadiah. Kepala Dinhubkominfo Kabupaten Brebes Akhmad Syatibi yang kala itu diwakilkan sekretaris dinas Imron Muhaemin saat dimintai keterangan merasa senang dan bangga akan hasil kerja keras tim, dan berharap tahun depanlebih kreatif lagi.

Selain itu ada beberapa juara harapan yang merupakan kategori instansi pemerintah, beberapa
kategori diantaranya adalah Polres Brebes sebagai kategori BUMN/BUMD/Vertikal dan MA NU 3Brebes yang menjadi juara satu untuk kategori Lembaga Pendidikan Sekolah.

Tak kalah meriahnya dengan panggung utama, para pengunjung juga masih antusias dengan
pengundian kupon di tiap stan. Tampak beberapa pengunjung yang sumringah membawa
hadiah, dan tak sedikit juga yang muram karena belum beruntung. (rdt)



Estafet Tunas Kelapa (ETK) diselenggarakan dengan maksud untuk memasyarakatkan Gerakan Pramuka sebagai wadah pembinaan generasi muda, meningkatkan pembinaan khususnya pada anggota Gerakan Pramuka Jawa Tengah serta dalam rangka menyemarakkan 55 Tahun Gerakan Pramuka.

Estafet Tunas Kelapa (ETK) sebagai ciri khas kegiatan Kwartir Daerah Jawa Tengah sekaligus sebagai kegiatan tradisi setiap Tahun yang perlu dipertahankan dan ditingkatkan sebagi alat untuk mencapai tujuan Gerakan Pramuka yaitu membentuk manusia yang berkarakter, berkepribadian, berwatak dan berbudi pekerti luhur sebagai warga negara Republik Indonesia yang berjiwa Pancasila. Hal lain yang ingin dicapai pada kegiatan ini adalah memasyarakatkan Gerakan Pramuka, karena pada dasarnya Pramuka dan masyarakat merupakan bagian yang tak terpisahkan.

Berbekal keinginan tersebut maka Kwartir Daerah Jawa Tengah menyelenggarakan ETK Tahun 2016 dengan start dari 14 (empat belas) titik Kwartir Cabang Kabupaten/Kota, yang selanjutnya menuju satu titik di Kabupaten Karanganyar sebagai pusat Peringatan 55 Tahun Gerakan Pramuka Tingkat Jawa Tengah.

Salah satu titik pemberangkatannya adalah di wilayah Kabupaten Brebes dengan bendera pataka ETK Kwarda Jateng yang akan dilaksanakan pada tanggal 26 dan 27 Agustus 2016. ETK akan melintasi wilayah kwarran Brebes dan Kwarran Jatibarang dilanjutkan serah terima dengan Kwarcab Kabupaten Tegal di Desa Selapura Dukuhwaru Kabupaten Tegal.

Untuk etape pertama, diadakan upacara pembukaan oleh Wakil Bupati Brebes di Pendopo Brebes pukul 07.00 WIB yang juga dihadiri Kapolres dan KaKwarcab, hari Jum’at 26 Agustus 2016 kemudian ETK dilanjutkan menuju desa Krasak masih kwarran Brebes dan menuju Kwarran Jatibarang di SD 2 dan 3 Pemaron. Sebelumnya sekitar limaratusan pramuka mengiringi arak – arakan tunas kelapa mengelilingi kota Brebes yang diramaikan juga dengan marching band.

Di tengah hari, rombongan melakukan sholat Jum’at dahulu dan dilanjutkan kembali untuk estafet menuju SD kendawa dan disemayamkan dahulu di Kantor Kecamatan Jatibarang. Malam harinya, rombongan ETK melakukan Bakti Pramuka Peduli sarasehan.

Untuk serah terima dengan Kwarcab Kabupaten Tegal dilakukan hari Sabtu, 27 Agustus 2016 tepatnya di desa Selapura Kabupaten Tegal. (rdt)






Pameran pembangunan yang tinggal sehari ini dimanfaatkan oleh sekelompok pelajar. Mereka tak sungkan bertanya pada masing - masing stan dan penjaga stan pun tak keberatan untuk memberikan penjelasan.

Salah satu siswa dari SMP N 4 Brebes Rizki yang datang pada hari Kamis, 25 Agustus 2016, saat ditanya menjelaskan bahwa dirinya diberi tugas dari guru untuk mengumpulkan data sedikitnya sepuluh stan berikut penjelasannya. Walaupun dengan malu - malu, pelajar tersebut saling dorong untuk menanyakan konten yang ditampilkan dalam pameran.

Salah satu stan yang didatangi ialah Dinhubkominfo yang menampilkan mini brexit, penjaga stan, Rara mengaku terkejut ketika tiba tiba didatangi rombongan pelajar, tetapi dengan lugas ia menjelaskan tentang materi yang dihadirkan dalam stan-nya itu.

Brebes Expo akan berakhir hari Jum’at 26 Agustus 2016 sore. Waktu yang tinggal sehari itu,
dimanfaatkan pula oleh warga Brebes untuk menyempatkan diri menengok pameran dan mengisi kuis yang disediakan tiap stan. Kamis malam itu juga beberapa stan sudah mengadakan pengundian. Riuh ramai pengunjung memadati stan KPU, Dinas Kesehatan dan Kantor Pertanahan yang malam itu membuka kotak kupon undian. Tampak warga memboyong beragam hadiah seperti dispenser, kipas angin dan hadiah lainnya.


Beberapa stan memang mengundi kuis lebih awal, akan tetapi pengunjung masih punya kesempatan, karena mayoritas stan mengadakan pengundian pada saat penutupan Brebes Expo.



Brebes - Gelaran Brebes Expo yang sudah berlangsung selama empat hari ini dimanfaatkan oleh beberapa instansi untuk mengisinya dengan konten-konten yang menarik. Adalah Dishubkominfo yang menampilkan Dialog Interaktif Moci Bareng Karo Uwane (MBKU) di dalam stan yang berbentuk miniatur Gerbang Tol Brebes Timur.
MBKU merupakan program mingguan dari Dinhubkominfo, kerja bareng Forum Komunikasi Wartawan Brebes (FKWB) dan disiarkan secara langsung di 103.9 Singosari FM Brebes. Dialog setiap hari kamis ini biasanya diselenggarakan di kantor-kantor yang sudah terjadwal. Akan tetapi untuk memberikan kesan berbeda, pihak Dishubkominfo dan Singosari FM menempatkan MBKU di dalam Stan Brebes Expo pada Kamis, 25 Agustus 2016.
Sebagai narasumber dari Kementrian Agama (Kemenag) Brebes mengambil tema tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji 2016. Dijelaskan oleh Syauqi Wijaya, MM selaku Kasi Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah pada Kemenag menjelaskan bahwa jumlah jamah calon haji yang berhak melunasi untuk musim haji tahun ini sejumlah 1252 orang, akan tetapi karena ada yang sakit dan meninggal, ada 4 calon calhaj yang tidak bisa berangkat . Untuk kloter yang akan diberangkatkan pada 27 Agustus 2016 ada dua kloter yaitu kloter 50 dan 51. Sementara itu untuk kloter sebelumnya (7,8,9)  sudah diberangkatkan oleh Bupati Brebes dari Islamic Senter (10/8).
Pihaknya selalu intens berkoordinasi dengan petugas – petugas kloter baik Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPHI) maupun Tim Pembimbing Ibadah Haji Daerah (TPHD) sehingga bisa memantau perkembangan jama’ah haji di tanah suci.
Ditanya terkait penipuan ibadah haji, pihak kemenag menghimbau untuk tidak tergiur dengan biaya penyelenggaraan ibadah haji yang murah dan mudah, untuk info lebih falid dan terpercaya bisa akses website kemenag jateng. Dililhat dari tahun ke tahun, jama’ah haji Kabupaten Brebes mengalami peningkatan, ini berarti Kabupaten Brebes mempunyai masyarakat yang makmur.

Dialog berlangsung selama satu jam dari pukul 10.00 – 11.00 WIB, tampak penngunjung berhenti sejenak untuk menyimak dialog interaktif tersebut.  (rdt)
SELAMAT DATANG DI WEBSITE SINGOSARI FM BREBES

Studio/Office :

Jl. Veteran No 14 Brebes

Telp.0283 671636 |WA-SMS Online : 089623686123
CP | Ian | 085742042340
Email: singosarirspd@yahoo.co.id