BREBES - Peringatan Tahun baru Islam 1438 Hijriyah tingkat Kabupaten Brebes tampak meriah dengan serangkaian kegiatan. Diantaranya pawai ta’aruf yang diselenggarakan pada Sabtu malam minggu 1 Oktober 2016.

Pawai ta’aruf diikuti oleh berbagai lapisan, mulai dari pelajar, mahasiswa, masyarakat umum dan organisasi kemasyarakatan. Sekitar 5000 peserta turun ke jalan menyusuri rute dari islamic senter, Jl. A. Dahlan, Jl. M Yamin ( Pasarbatang) dan mencapai finish di alun - alun Brebes.

Panggung penghormatan ditempatkan di depan Masjid Agung Brebes. Para peserta dengan antusias menampilkan atraksi di depan panitia.

Barisan obor misalnya yang memamerkan kepiawaiannya dalam memainkan tongkat api. Beberapa pemegang obor juga terlihat menyemburkan minyak tanah ke arah api, sehingga tampak api keluar dari mulut mereka.

Dijelaskan oleh ketua panitia Wahib Isma, pawai taaruf bertujuan untuk meningkatkan ukhuwah islamiyah, sebagai wadah syiar islam, dan menjaga tradisi islamiah.

Pawai malam itu menampilkan obor, marching band, hadroh, rebana dan kreatifitas dari masyarakat. Dari pawai tersebut juga ada tim penilai yang akan mengumkan para pemenang pada saat Istighosah 5 Oktober mendatang.

Wahib menambahkan, Selain pawai ta'aruf, panitia juga menyelenggarakan lomba dakwah, lomba kaligrafi dan lomba adzan. Semua dipusatkan di area islamic senter Brebes.

Kegiatan ini terselnggara berkat kerjasama yayasan islamic senter dan pemkab Brebes yang juga didukung oleh beberapa unsur pengamanan, baik dari polres, kodim maupun linmas.


BREBES - Demi suksesnya program Keluarga Berencana (KB) maka peran serta dari penjangkau lapangan seperti kader posyandu, perlu ditingkatkan kembali. Sebagai penggerak terdekat dengan masyarakat harus memberikan contoh terlebih dahulu menggunakan program KB baik IUD maupun implan.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti dalam sambutannya pada acara Temu Kader Posyandu dan Dukun Bayi di pendopo Brebes pada Jum’at, 30 September 2016.

Bupati memberikan apresiasi kepada para kader posyandu dan dukun bayi, karena mampu mensukseskan program pemerintah dan mengabdi serta mendorong masyarakat dalam meningkatkan kesehatan baik ibu hamil maupun bayi.

Pemkab Brebes juga memberikan bantuan kepada kader sebesar 300 ribu per tahun. Jumlah ini meningkat dibanding tahun lalu yakni 200 ribu.

Idza Priyanti menambahkan, kader posyandu dan dukun bayi juga harus membujuk ibu yang melahirkan dan punya dua anak, untuk ikut program KB dua anak cukup. Kader juga diminta mendeteksi sedini mungkin, dan mengawal ibu hamil hingga proses persalinan.

Kepala dinas Kesehatan dr. Sri Gunadi menjelaskan bahwa dengan temu kader dan dukun bayi, diharapkan bisa lebih ditingkatkan kembali peran serta dalam memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat, terutama ibu hamil dan bayi, karena peran mereka dapat menekan angka kematian ibu dan bayi.

Sementara itu disebutkan oleh Bupati bahwa pemkab Brebes mengangarkan 2 Milyar lebih untuk 8060 kader posyandu, dan 774 juta untuk 1290 dukun bayi di seluruh Kabupaten Brebes.

Selain bantuan untuk kader dan dukun bayi, dalam kesempatan itu juga diserahkan makanan pendamping asi dan bantuan untuk ibu hamil.


BREBES - Untuk mengisi sejumlah jabatan yang kosong selama ini, Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti melantik pejabat eselon II di lingkungan pemkab Brebes. Pelantikan bertempat di aula Badan Kepegawaian Daerah (BKD) pada Jum’at 30 September 2016.

Bupati melantik tiga pejabat eselon II diantaranya, Agus Ashari yang semula menjabat Kepala bidang Irigasi pada Dinas Pengairan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPESDM) dilantik menjadi Kepala Dinas DPESDM. Kemudiam, Gatot Rudiono semula menduduki Kepala Kantor Ketahanan Pangan, kini.menempati Kepala Dinas Kehutanan dan perkebunan. Sedangakan Athoillah yang awalnya menjabat Kepala Kantor Kearsipan dilantik menjadi Asisten I Sekda Pemkab Brebes.

Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti mengatakan, pelantikan tersebut hanya untuk mengisi jabatan yang kosong. Sedangkan jabatan yang ditinggal, akan diisi dengan Pejabat Pelaksana Tugas atau Plt. Ketiga pejabat yang dilantik tersebut dinyatakan lolos seleksi dalam lelang jabatan sesuai prosedur yang ditetapkan.

Idza menegaskan, proses pelantikan tersebut sudah sesuai undang-undang Pilkada. Dimana, daerah yang akan melaksanakan Pilkada dapat melantik pejabat untuk mengisi kekosongan jabatan dengan mendapat izin Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Izin yang dimaksud itu telah dimiliki Pemkab Brebes, sehingga pihaknya berani melakukan pelantikan tiga pejabat tersebut.

Bupati berharap kepada pejabat yang baru dilantik, untuk secepatnya menyesuaikan tugas pada posisi yang baru tersebut. Sehingga, pelayanan kepada masyarakat bisa dilaksanakan dengan maksimal dan penuh tanggung jawab.



BREBES - Dalam rangka memperingati HUT TNI ke-71 dan HUT ke-66 Kodam IV/Diponegoro  jajaran Kodim 0713/Brebes mengadakan bhakti sosial berupa donor darah. Kegiatan ini bekerjasama dengan PMI Kab. Brebes yang berlangsung di Aula Makodim pada Kamis, 29 September 2016.

Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Efdal Nazra, S.I.P., yang diwakili Pasiops Dim 0713/Brebes Kapten Inf Wajirin mengatakan kegiatan ini merupakan suatu bentuk kepedulian bagi sesama, dimana kita mampu untuk mendonorkan darah bagi siapapun yang nantinya membutuhkan. Terutama di Kabupaten Brebes yang kian hari kebutuhan darah semakin meningkat.

Sebelum melakukan donor darah, pendonor terlebih dahulu akan diperiksa kondisi kesehatannya, golongan darahnya, diukur tensi darahnya dan termasuk masa lamanya pendonor untuk mendonorkan kembali. Hal ini dilakukan guna menjaga kesehatan pendonor dan mencegah resiko penularan penyakit kepada penerima darah nantinya. 

Dari aksi donor darah ini, terkumpul 74 kantong darah yang diambil dari berbagai elemen, diantaranya melibatkan anggota Kodim, Persit, Subdenpom, Polri, Banser, Linmas dan para pelajar di Kabupaten Brebes.



BREBES - Kekayaan seni dan budaya yang dimiliki oleh Kabupaten Brebes seringkali dipertontonkan, baik di tingkat propinsi maupun nasional. Bertempat di Anjungan Jawa Tengah TMII, salah satu budaya Brebes yaitu Sendra Tari Dewi Ratna Dumeling akan digelar pada Minggu 2 Oktober 2016.

Dewi Ratna Dumeling ( Roro Dumeling ) adalah salah satu isteri dari mantan Bupati Brebes Pusponegoro II. Pentas ini memyuguhkan sebuah kesetian yang dimiliki oleh seorang isteri, sehingga membawa sang Bupati pada masa kejayaannya.

Menurut kepala Dinas Pariwisatan Budaya, Pemuda dan Olahraga (Dinparbudpora) Kabupaten Brebes Amin Budiraharjo, pentas tersebut merupakan anggenda tahunan. Dimana, tahun ini, Brebes akan menampilkan Sendra Tari yang bertemakan Roro Dumeling. Pentas ini akan melibatkan sekitar 45 orang.

Demi memberikan totalitas dalam pagelaran tersebut, Amin Budi Rajarjo sudah mempersiapkan jauh - jauh hari, sehingga diharapkan bisa menjadi daya tarik tersendiri. Pertunjukan seni budaya ini juga kerjasama dengan Dewan Kesenian Daerah (DKD).

Selain menyuguhkan sendra tari, pihaknya juga menjalin kerjasama lintas sektor dengan dinas perindustrian dan perdagangan, untuk mempromosikan produk unggulan Brebes, seperti telor asin, olahan rumput laut dan produk unggulan lainnya.

Amin menambahkan, kegiatan seperti ini juga merupakan salah satu ajang silaturahmi bagi warga Brebes yang merantau di Jakarta. Para perantau ini diharapkan bisa datang dan menyaksikan kekayaan daerah asal, sehingga akan tetap tertanam budaya lokal Brebesan.
              ilustrasi (foto : istimewa/pojokjabar.com)

BREBES - Peringatan pergantian tahun baru Islam 1438 Hijriah yang sering kita sebut “Muharaman” akan berlangsung meriah di Kabupaten Brebes. Pasalnya malam pergantian tahun akan diisi dengan kegiatan pawai ta’aruf, istighosah, tabligh akbar, pameran, lomba-lomba dan santunan anak yatim.

Wahib Isma selaku ketua panitia Muharaman saat rapat panitia pada Rabu 28 Oktober 2016 merinci bahwa, pawai taaruf akan digelar pada sabtu malam minggu 1 Oktober nanti. Pawai taaruf melintas dari Islamic Senter, Pasarbatang menuju alun - alun dan finish di pendopo Brebes.

Sementara itu untuk peserta, wahib menjelaskan, pawai nanti akan diikuti tak kurang 5000 peserta yang terdiri dari pelajar, masyarakat umum dan ormas islam. Konten yang disuguhkan dalam pawai taaruf nanti diantaranya adalah pawai obor, drumbband, rebana, kosidah dan berbagai kreatifitas warga.

Kemeriahan tak hanya pada pawai saja, panitia juga akan menggelqr lomba pildacil, lomba adzan, lomba kaligrafi tingkat SD/MI se-Kabupaten Brebes.  Mereka akan memperebutkan piala dari Bupati Brebes

Panitia berharap, seluruh lapisan masyarakat dapat berpartisipasi dan menyaksikan peringatan tahun baru islam, sehingga bisa meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT serta mensyiarkan Islam.

Kegiatan ini terwujud atas kerjasama Yayasan Islamic Center dan Pemkab Brebes. Acara ini juga didukung sepenuhnya oleh Polres Brebes, Kodim 0713/Brebes, Ormas Islam, Dinas Pendidikan, Kemenag Brebes dan berbagai pihak sponsor.

Informasi pendaftaran dan kegiatan bisa menghubungi panitia di Gedung NU Brebes atau MTs N Brebes pada jam kerja yang semuanya berlokasi di kompleks Islamic Center, Jalan Yos Sudarso.
SELAMAT DATANG DI WEBSITE SINGOSARI FM BREBES

Studio/Office :

Jl. Veteran No 14 Brebes

Telp.0283 671636 |WA-SMS Online : 089623686123
CP | Ian | 085742042340
Email: singosarirspd@yahoo.co.id