BREBES – Seorang pria warga Bandung Jawa Barat, nekat melakukan perampasan di sebuah SPBU yang berlokasi di Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes. Dalam aksinya tersebut, pelaku tengah membawa anaknya di dalam mobil.

Aksi perampasan pelaku terbilang nekat, karena melakukan perampasan uang disertai dengan menodongkan senjata tajam. Sembari mengeluarkan sebuah pisau lipat, Bambang mengancam karyawan yang tengah menghitung uang pemasukan SPBU.

Menurut pengakuan tersangka, saat melakukan perampasan memang tengah dalam kondisi terpengaruh minuman keras. Tersangka juga mengatakan bahwa ia mendatangi SPBU untuk mengambil uang, karena memang disuruh kerabat dari pemilik SPBU. Namun, karena karyawan tersebut tidak mempercayainya, akhirnya tersangka mengancam sambil  menodongkan senjata tajam. Dalam kondisi tertekan, karyawan langsung menyodorkan uang sebesar 15 juta rupiah.

Tersangka Bambang juga menerangkan, dirinya melakukan perampasan karena ada masalah dengan kerabat dan pemilik SPBU, yakni meminta kompensasi, namun permintaan tersebut di tolak.

Sementara itu, Kapolres Brebes melalui Kasat Reskrim Belnas Pali Padang mengatakan, penangkapan tersangka itu berdasarkan laporan dari pemilik SPBU.

Untuk proses penyelidikan lebih lanjut, polisi mengamankan barang bukti berupa mobil pribadi dan sebuah senjata tajam berupa pisau lipat milik tersangka. Selain itu, polisi juga mengamankan uang hasil kejahatan sebesar 15 juta rupiah. Dan atas perbuatannya tersebut, tersangka dijerat dengan ancaman hukuman penjara selama 12 tahun. (rdt)




BREBES - Persab Brebes melenggangkan langkahnya menuju final Piala Soeratin U17 2016, setelah berhasil menaklukkan Persib Bandung, dalam laga semi final di Bantul Yogyalarta, Rabu malam 7 Desember 2016.

Laskar muda Jaka Poleng itu, menyisihkan Persib Bandung dengan skor 4 -2. Dimana gol yang tercipta diantaranya dicetak oleh Rizky Aprilia Wibisono di menit 18 dan Egy Maulana Fikri di menit 21 pada babak pertama. Sementara, untuk gol yang lain diciptakan oleh Dedi Tri Maulana di menit 51 dan Rizky Fajar di menit 77 pada babak dua.

Gol yang tercipta bukanlah capaian yang mudah, karena para pemain Persab harus menelan ketinggalan terlebih dahulu di awal pertandingan, karena Persib menjebol gawang dulu lewat tendangan Beckam di menit 15. Meskipun Persib Bandung berusaha, namun hanya dapat memperkecil ketinggalan saja.

Dengan kedudukan akhir 4 - 2, akhirnya Persab Brebes melangkah ke babak final yang akan digelar di stadion Manahan Solo, Sabtu 10 Desember 2016. Persab akan berhadapan dengan Askot Balikpapan yang sebelumnya berhasil menekuk PS Tanhgamus dengan skor 1 - 0. (rdt/humas Persab)



BREBES – Dinilai merupakan pemicu penyakit masyarakat (Pekat), mendekati libur natal dan tahun baru 2017, Ribuan botol minuman keras (miras) berhasil diamankan oleh Kepolisian Resor (Polres) Brebes.

Kapolres Brebes AKBP Luthfie Sulistiawan mengungkapkan, dalam rangka cipta kondisi di wilayah hukumnya, mendekati libur natal dan tahun baru, jajaran Polres Brebes meningkatkan kegiatan pengamanan dan penertiban yang dilaksanakan mulai tanggal 5 Desember 2016 hingga operasi lilin candi yang dilakukan serentak diseluruh wilayah Brebes. Sedangkan untuk sasarannya adalah curat, curas, perjudian dan narkoba, termasuk minuman keras.

Dari sekian banyak miras yang disita, Luthfie  mengatakan untuk Kecamatan Larangan, kersana merupakan daerah yang banyak terdapat penjual minuman keras. Dimana barang tersebut disita di beberapa warung dan toko disepanjang jalur pantura maupun jalur tengah. Untuk tersangka akan dikenakan tindak pidana ringan (tipiring). Ada 54 kasus dalam pengamanan penyakit masyarakt ini. Tersangka sudah menjalani sidang di Pengadilan Negeri Brebes.

Dijelaskan oleh Kapolres saat gelar barang bukti hasil penyitaan pada Rabu 7 Desember 2016 di Mapolres Brebes, pihaknya telah mengamankan 1.611 botol miras berbagai merk dan ukuran dan 6 dirigen miras jenis brangkal yang setara dengan 210 liter.

Jajarannya juga akan terus melakukan kegiatan penertiban dan pengamanan guna menciptakan kondusifitas di wilayah Kabupaten Brebes.





BREBES – Sebanyak 8 perwira di lingkungan Polres Brebes diambil sumpah jabatannya dalam pergantian jabatan dan mutasi yang diselenggarakan di halaman mapolres Brebes, Selasa 6 Desember 2016.

Upacara serah terima jabatan (sertijab) dipimpin langsung oleh Kapolres Brebes AKBP Luthfie Sulistyawan. Diantaranya Kabag Ops diserahterimakan dari Kompol Juwarto kepada AKP Supriyadi yang jabatan lamanya adalah Kapolsek Tanjung. Kemudian Kabag Sumda Kompol Larasno diserahterimakan kepada AKP Cahyadi Abdilllah yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Gombong Polres Kebumen Polda Jateng. Kapolsek Tanjung sendiri dijabat oleh Iptu Muhamad Jusuf yang sebelumnya menjabat sebagai Kasiwas Polres Brebes.

Kemudian Kapolsek Paguyangan diseraterimakan dari AKP Eko Sugeng Purwanto kepada AKP Bowo Cipto Hadi. AKP Eko selanjutnya dipromosikan sebagai Kasat Reserse Narkoba Polres Brebes. Sedangkan pengganti AKP Bowo sebagai Kapolsek Banjarharjo adalah AKP Kamal Hasan yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Ketanggungan.

Kapolsek Ketanggungan sendiri diisi  oleh AKP Jumadi  yang sebelumnya Kapolsek Bulakamba. Sedangkan Kapolsek Bulakamba yang baru dijabat oleh Iptu Harti mantan KBO Sat Lantas Polres Brebes.

Sementara itu Kompol Juwarto selanjutnya akan menempati tugas yang baru di Polres Banyumas sebagai Analis Kebijakan Pertama Bidang Operasional dan Kompol Larasno akan menduduki jabatan sebagai Analis Kebijakan Pertama Bidang Perencanaan di Polres Banjarnegara Polda jateng.

Menurut Kapolres Brebes AKBP Luthfie Sulistiawan menyampaikan bahwa mutasi atau pergantian pimpinan hakekatnya merupakan kebutuhan untuk meningkatkan organisasi dan regenerasi kepemimpinan. Diharapkan dengan rotasi ini bisa membawa ide baru dan menciptakan langkah kreatif dan inovatif dalaman menjalankan organisasi menghadapai tantangan tugas yang dinamis.

Disamping serah terima jabatan, pada kesempatan ini juga dihadapan para peserta upacara dilaksanakan penandatanganan berita acara, naskah sertijab, pengambilan sumpa jabatan serta penandatanganan fakta integritas.

Kapolres juga meminta kepada pejabat yang dilantik untuk dapat menyesuaikan pada unit kerja yang dipimpinnya, sehingga dapat meraih prestasi yang lebih baik. (rdt/humresbes)
Komisioner KPU Kabupaten Brebes saat Rapat Penetapan DPT


BREBES – Beberapa tahapan pilkada telah dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), diantaranya penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang sudah dilakukan dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan daftar Pemilih Tetap tingkat KPU Kabupten Brebes. Rapat berlangusng di Gedung Korpri pada Selasa, 6 Desember 2016.

Dijelaskan oleh Ketua KPU Brebes Muamar Riza Pahlevi, penetapan DPT merupakan tahapan pilkada, setelah sebelumnya sudah dirapatkan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan dan Panitia Pemungutan Suara di tingkat desa. Setelah dilakukan pencermatan dan penyempurnaan serta masukan dari masyarakat, jumlahnya bertambah 1300 orang dari DPS sebanyak 1.521.470 pemilih.

Sehingga, dalam rapat yang diikuti oleh Panwas, PPK dan tim sukses masing – masing pasangan calon, KPU menetapkan untuk DPT pada pilkada 2017 nanti bertambah menjadi 1.522.560 pemilih.

Penambahan tersebut, berdasarkan pada laporan dari masyarakat melalui posko pengaduan yang didirikan di masing – masing desa. Dimana pengurangan jumlah pemilih berdasarkan kepindahan penduduk, meninggal dan tidak memenuhi syarat saat verifikasi data karena belum melakukan perekaman e-KTP.

Sedangkan itu untuk penambahan disebabkan karena mereka sudah melakukan perekaman e-KTP, dan adanya pemilih pemula yang baru berusia 17 tahun sebelum penetapan DPT, serta warga yang masuk menjadi penduduk Brebes.

Sementara itu, Riza menambahkan, warga yang belum tercantum dalam DPT, bisa memberikan suaranya dengan membawa surat keterangan yang sudah disahkan oleh Disdukcapil. Mereka akan masuk pada Daftar Pemilih Tambahan yang bisa melakukan pencoblosan sekitar pukul 12.00 – 13.00 saat pilkada berlangsung.

Berdasarkan data yang sudah ditetapkan, ada 765.753 pemilih perempuan dan 756.807 pemilih laki – laki. Sehingga jumlah totalnya adalah 1.522.560 pemilih yang tersebar di 3001 TPS se Kabupaten Brebes.

Setelah ditetapkan, DPT nantinya akan dipasang di kantor kepala desa. Diharapkan masyarakat bisa melihat dan mencocokan kembali, apakah namanya sudah terdaftar atau belum. (rdt)
SELAMAT DATANG DI WEBSITE SINGOSARI FM BREBES

Studio/Office :

Jl. Veteran No 14 Brebes

Telp.0283 671636 |WA-SMS Online : 089623686123
CP | Ian | 085742042340
Email: singosarirspd@yahoo.co.id