• Breaking News

    BI SUDAH MELUNCURKAN UANG NKRI BARU

    Friday, March 15, 2013

    30 Persen Warga Brebes Belum Miliki E KTP.


    ( Bebes )- Singosari FM, Sebagai warga Brebes, Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE beserta suami Drs H Warsidin melakukan aktivasi KTP Elektronik (E-KTP) setelah menerima E-KTP dari Camat Brebes Drs Taefur Asyaeba.
    Penyerahan dilakukan usai melakukan apel pagi bersama Camat dan Staf serta para Lurah dan Kepala Desa se'Kecamatan Brebes Kamis (14/3/2013).
    Bupati mengaku gembira setelah mendapatkan E-KTP karena status kependudukannya menjadi jelas, aman dan terhindar dari penyalahgunaan dokumen pribadi. “Bapak dan Ibu, KTP Elektronik ini sangat bermanfaat. Naik Kereta Api saja, sekarang harus menggunakan KTP, maka pegang dan milikilah dengan hati-hati. Jangan sampai hilang,” ujar Bupati.

    Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Brebes Asmuni MSi menjelaskan, pelaksanaan E-KTP dilaksanakan sejak April 2012. Kuota Kab Brebes yang ditetapkan Depdagri sebanyak 1.485.134 dan paling lambat digarap sampai 31 Oktober 2012. Namun sampai 18 Februari 2013 tercatat 1.037.605 orang terlayani alias baru mencapai 70 persen. “Untuk menuntaskannya, perekaman diperpanjang sampai 31 Oktober 2013 dan gratis,” kata Asmuni.
    Untuk perekaman tahun 2012, kata Asmuni, sudah tercetak semua dan bisa diaktivasi dan diambil di kecamatan masing-masing sesuai dengan undangan. Mulai hari ini untuk warga di Kecamatan Brebes bagian utara sudah bisa melakukan aktivasi dan pengambilan KTP sesuai undangan di masing-masing Kecamatan. “Untuk Wilayah Brebes bagian Selatan sedang dilakukan proses pensortiran,” jelasnya.
    Dengan E-KTP, tambah Asmuni, tujuan administrasi kependudukan bisa tercapai. Antara lain, Pertama, tertib Database Kependudukan, yakni terbangunnya database kependudukan yang akurat, yang tersambung secara online dari Kabupaten, Provinsi dan Pusat dengan menggunakan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK). Kedua, tercapai tertib Nomor Induk Kependudukan karena terhindar dari NIK ganda. Dan ketiga, tertib dokumentasi kependudukan. E-KTP mampu mencegah adanya dokumen ganda atau palsu. Selain itu, dengan penggunaan NIK dan penerapan E-KTP mampu menjamin keamanan negara, pelaksanaan pesta demokrasi, asistensi negara Indonesia dan status kependudukan seseorang. “Juga untuk menghindari terjadinya kejahatan terorisme, masuknya pekerja ilegal dan penyalah'gunaan dokumen pribadi,” tandas Asmuni.

    No comments:

    Post a Comment

    Note: Only a member of this blog may post a comment.

    Fashion

    Beauty

    Travel