• Breaking News

    BI SUDAH MELUNCURKAN UANG NKRI BARU

    Saturday, March 2, 2013

    Pengajian Akbar, Bersama Wakil Mentri Agama RI Prof Dr Nazarudin Umar MA. Di Mapolres Brebes.


    Pengajian Akbar Bersama Wakil Mentri Agama RI Prof Dr Nazarudin Umar MA. Di Mapolres Brebes. mengangkat Tema :

    Nabi Mengangkat Kemuliaan Wanita

    (Brebes), Singosari FM - Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI Prof Dr Nazarudin Umar MA menjelaskan, derajat wanita diera kepempinan Nabi Muhammad SAW telah mendapatkan tempat yang mulia. Penempatan derajat yang mulia itu telah menunjukan betapa Islam menghormati Hak Asasi Manusia (HAM) dengan tuntunan yang jelas.

    “Pada zaman jahiliyah, wanita dikategorikan sebagai separo iblis dan bila melahirkan bayi perempuan dianggap bencana,” ujar Nazarudin Umar saat menyampaikan hikmah Maulid Nabi di halaman Mapolres Brebes Kamis malam lalu (28/2/2013).

    Dengan kedatangan Nabi, derajat kemuliaan wanita diangkat setinggi-tingginya. Kini wanita memiliki hak waris, yang dulu wanita dijadikan barang waris. Juga bisa menjadi sakti, menceraikan suami dan hak-hak perempuan lainnya.
    Berbicara perceraian, Jawa Tengah menempati rangking pertama tingginya perceraian di Indonesia. Dan 60 persennya merupakan gugat cerai yang dilakukan oleh para istri.  Yang memprihatinkan, 75 sampai 80 persen dilakukan oleh pasangan muda usia perkawaninan. “Ada yang baru menikah seumur jagung lalu minta cerai namun yang lebih banyak berkisar  dibawah 5 tahun usia perkawinan,” terang Wamenag.

    Dari usia perceraian muda, ada banyak ekses potensi konflik yang bisa ditimbulkan. Ini berarti menambah beban permasalahan bangsa yang juga bisa berakibat buruk bagi perkembangan keturunannya.

    Wanita juga berhak ikut perang dan ikut pesta demokrasi.  Sudah banyak wanita yang memegang tampuk kepemimpinan di negeri ini, dari birokrat, legislatif, teknokrat hingga pelaku usaha. “Seperti Bupati Brebes ini, juga dipegang oleh wanita,” puji Wamenag.

    Pada saat kali pertama Nabi dilantik Kerosulannya, pemegang kendali juga dilakukan oleh Istri Nabi, Siti Khodijah. Wanita 40 tahun ini selalu membimbing, mengarahkan dan memberi perlindungan kepada Nabi.  “Maka wanita jangan dianggap enteng,” ujarnya.

    Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE dalam kata sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Polres Brebes yang telah menciptakan situasi kondusif termasuk dalam kehidupan beragama. Dia melaporkan, kehidupan  beragama di Brebes juga dipelopori oleh Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB). Lewat FKUB juga telah digelar kemah bersama antar umat beragama bagi pemuda dan pemudi beda agama Brebes. “Kemah ini telah menjadi laboratorium indah kehidupan beragama yang hidup rukun, tertib dan saling hormat menghormati,” imbuh Bupati.

    Ketua Panitia yang juga Kapolres Brebes AKBP Kif Aminanto SIK MH merasa khawatir karena mengundang orang Jakarta yang memiliki kesibukan luar biasa. Ditambah dengan turunnya hujan yang deras menjadikan kekhawatiran yang bertambah. Tetapi atas kehendak Allah SWT, semua bisa berjalan lancar sehingga rasa syukur terus dipanjatkan.

    Polres Brebes, dalam satu semester minimal digelar pengajian lebih dari 4 kali. Menurut Kif, sebagai upaya menjaga stabilitas dan kondusifitas wilayah. “Dengan bersatunya ulama, umara dan warga masyarakat kedamaian, kebersamaan dan kondusifitas akan terjaga,” katanya.  

    Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua MUI Kab Brebes KH Ahmad Said Basalamah, Katib Syuriyah PC NU Brebes KH Nur Iman Ali, Wakil Bupati Brebes Narjo, Usahawan Brebes DR Muhadi Setiyabudi dan ribuan santri dan pengunjung.
    (Wsd, b_yoe n'Tiem).

    No comments:

    Post a Comment

    Note: Only a member of this blog may post a comment.

    Fashion

    Beauty

    Travel