• Breaking News

    BI SUDAH MELUNCURKAN UANG NKRI BARU

    Thursday, October 3, 2013

    Ribuan Guru Non PNS Mogok Mengajar.



    Singosari Fm, (Brebes) - Ribuan guru non Pegawai Negeri Sipil (PNS) se-Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, bakal menggelar aksi mogok mengajar, Sabtu 5 Oktober 2013 mendatang, menuntut Penerbitan SK Pengangkatan Tenaga Honorer dari bupati. Mereka mengganti aktifitas mengajar dengan doa bersama.

    Aksi mogok mengajar ini hasil dari rapat akbar Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI). Mereka memilih menggelar aksi pada 5 Oktober karena bertepatan dengan Hari Guru Internasional.

    Ketua Persatuan Guru Honorer dan Pegawai Tidak Tetap (PGPTT), Irwandi mengatakan, ada sebanyak 2.771 anggota organisasi guru yang akan beraksi menuntut Penerbitan SK Pengangkatan Tenaga Honorer dari bupati. Mereka berencana menggelar doa bersama selama 10 menit pada saat jam belajar. "Selain itu, pada 25 atau 28 Oktober kita juga akan aksi turun jalan bersama PGRI," kata Irwandi, Rabu 2 Oktober 2013.

    Ketua Forum Guru Swasta (Forgusta) Kabupaten Brebes, Zaqi Saefrudin Rizal, juga mengaku akan menggelar aksi besar-besaran. Tak tanggung-tanggung, Forgusta mengancam mogok belajar di seluruh sekolah swasta se- Kabupaten Brebes sebagai bentuk sindiran mereka kepada pemerintah.
    "Sudah 3000 anggota Forgusta yang menyatakan siap ikut terlibat mogok mengajar," ungkapnya.

    Menurutnya, aksi mogok mengajar direncanakan pada 4 atau 5 Oktober 2013 mendatang. "Aksi mogok mengajar secara massal ini terpaksa kami lakukan, agar pemerintah sadar peran guru swasta sama penting dengan guru dari sekolah negeri," terangnya.

    Forgusta mempertanyakan alasan pemerintah melarang mereka ikut seleksi CPNS pada 3 November mendatang. Bagi Forgusta kebijakan tersebut sangat tidak adil dan merugikan guru sekolah swasta. Padahal, selama ini pemerintah selalu memaksa setiap sekolah swasta menggunakan kurikulum yang sama dengan kurikulum di sekolah negeri. "Kita juga laksanakan Ujian Nasional seperti halnya sekolah negeri, tapi kenapa nasib kita dibedakan," tuturnya.

    Sebelumnya, melalui surat bernomor 800/001570/2013 tertanggal 21 Januari 2013, Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti SE memberikan penegasan tentang larangan pengangkatan tenaga honorer pada seluruh instansi di lingkup Pemkab Brebes, termasuk lingkup sekolah dan UPTD Pendidikan.

    Bupati menyampaikan bahwa sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2012, semua pejabat pembina kepegawaian dan pejabat lain di lingkungan instansi dilarang mengangkat tenaga honorer atau yang sejenis, kecuali ditetapkan dengan peraturan pemerintah.














    No comments:

    Post a Comment

    Note: Only a member of this blog may post a comment.

    Fashion

    Beauty

    Travel