• Breaking News

    BI SUDAH MELUNCURKAN UANG NKRI BARU

    Wednesday, November 13, 2013

    Bulan Syura , Desa Wanatirta Gelar Ruwatan dan Wayang Kulit.



    Singosari Fm, (Brebes) - Setelah sekian lamanya budaya ruwatan desa Wanatirta kecamatan Paguyangan kabupaten Brebes, sempat hilang dan tak pernah dilaksanakan oleh masyarakat. Kini dibulan syuro/ Muharam untuk budaya ruwatan/ rukiyah desa kembali digelar dengan berbagai kegiatan budaya dan keagamaan.

    Kepala desa Wanatirta, H Maskur Abdul Sunu mengatakan, Kegitan ini bertujuan agar hama tikus yang selama ini menyerang sawah-sawah warga bisa hilang dan para petani mendapatkan keberkahan dari kegiatan ruwatan yang digelar ini.

    Menurut kades, sudah hampir selama 23 tahun lebih tradisi yang dulu sering dilaksanakan oleh para leluhur desa ini sempat fakum dan kini diawal kepemimpinannya, budaya ini kembali ia coba untuk ditumbuh kembangkan dan dilestarikan sebagai salah satu warisan bangsa."Berbagai rangkaian kegiatan dilaksanakan mulai dari pemotongan kebo bule, sedekah Bumi, istighosah, ritual ruwatan/rukiyah dan ditutup dengan pagelaran kesenian wayang kulit semalam suntuk oleh Ki Dalang Yakud Ahgip Ganta Nuraidin cucu Ki dalang Sugino dari Banyumas," ungkap H Sunu Selasa (12/11/2013).

    Anggota MPR RI H Dr.Zaenut Tauhid Saadi, yang hadir dalam pementasan kesenian wayang kulit mengungkapkan, Budaya ruwatan dengan istighosah dan wayang kulit ini perlu sekali dilestarikan. Karena memiliki muatan-muatan budaya dan nilai-nilai Islam yang sangat kental. Bagaimanapun juga sarana kesenian wayang kulit ini dulu pernah dipakai oleh wali songo khususnya sunan Kali jogo untuk menyebarkan siar Islam kepada masyarakat jawa kala itu dan kesenian wayang kulit ini merupakan warisan budaya yang perlu dilestarikan.

    Di era modernisasi sekarang ini, Kita Khawatir generasi muda tidak lagi tertarik dengan kebudayaan-kebudayaan yang menjadi warisan bangsa kita. Oleh karena itu semua komponen kami minta harus mendukung kegiatan-kegiatan semacam ini, dan media massa juga harus memberikan pemberitaan yang proposional seputar kebudayaan bangsa semacam ini. Sehingga wayang kulit menjadi sebuah tontonan yang menarik bukannya menjadi tontonan yang menjemukan," pungkas Zaenut.

    No comments:

    Post a Comment

    Note: Only a member of this blog may post a comment.

    Fashion

    Beauty

    Travel