• Breaking News

    BI SUDAH MELUNCURKAN UANG NKRI BARU

    Wednesday, November 13, 2013

    SMP 2 Jatibarang, Bagi-bagi Sepeda Bagi Siswa Kurang Mampu.



    Singosari Fm, (Slawi) - SMP Negeri 2 Jatibarang Brebes membagi-bagikan sepeda kepada para siswa yang kurang mampu. Hal ini dilakukan untuk mengurangi angka keterlambatan siswa, sehingga tidak ada alasan lagi siswa yang terlambat dengan alasan tidak memiliki sepeda. Hal tersebut disampaikan Kepala SMP 2 Jatibarang Moh Idi Fitriyadi SPd MM saat memberikan bantuan sepeda disela berlangsungnya peringatan Tahun Baru 1435 Hijriyah di halaman sekolah, Selasa (12/11/2013).

    Idi menjelaskan, sebanyak 15 sepeda diberikan kepada para siswa yang kurang mampu. Namun tidak sepenuhnya menjadi milik siswa tersebut. Karena bersifat bon pinjam alias menjadi barang inventaris sekolah. “Sepeda itu inventaris sekolah, karena kalau sudah lulus dikembalikan lagi untuk adik kelasnya,” tutur Idi. Selain pemberian sepeda, juga diberikan sepatu sebanyak 115 pasang, seragam 30 potong, tas sekolah 35 potong dan santunan kepada 55 anak.

    Pemberian bantuan dan santunan disaksikan orang tua siswa penerima, kepala UPTD Pendidikan Kec Jatibarang Mulyono MPd, Ketua Komite Sekolah Drs Juanda. “Kami mengajak orang tua siswa penerima agar mereka tahu, bahwa pemerintah atau pun pihak sekolah sangat perhatian sekali kepada anak-anak yang kurang mampu. Jangan sampai siswa SMP 2 Jatibarang DO karena alasan keuangan ataupun alat transportasi dan alat tulis,”  ucapnya.

    Pemberian bantuan juga, dalam rangka menyelaraskan program Brebes Bangkit. Bahwa anak-anak didik kita juga harus bangkit dengan giat belajar menuntut ilmu. Kendala apapun pasti ada kendalinya. “Orang tua siswa bisa mencari solusi bersama bila ada masalah yang dihadapi para siswa,” tandasnya.

    Ketua Panitia Pengajian Muharram 1435 Hijriyah Syaefudin MPd menuturkan, kegiatan ini untuk menyemangati para siswa agar giat belajar dan meraih prestasi. Disamping itu untuk meningkatkan ukhuwah islamiyah dan menanamkan budi pekerti yang luhur.

    Peringatan Muharram juga diisi dengan lomba kebersihan kelas, pentas rebana, nyanyi tunggal dan pentas rebana. Bertindak sebagai pembicara Drs KH Dirjo Abdul Hadi dari Brebes. Dalam ceramahnya, Kiai Dirjo mengajar para siswa untuk rajin belajar. Makna Hijrah bagi pelajar, tentu dengan jalan meningkatkan belajar. Bila hari ini ulangan harian mendapatkan nilai 7 maka pada hari berikutnya harus mendapatkan nilai minimal 8 termasuk tindak tanduknya harus makin santun. “Hijrah, bagi pelajar harus mampu meningkatkan nilai akademik dan juga estetika,” tuturnya.

    Kepatuhan kepada kedua orang tua dan guru, lanjut Kiai Dirjo, juga harus diutamakan. Sebab keridloan Allah SWT tergantung keridhoan orang tua. “Mau jadi apa, kalau belum apa-apa sudah durhaka pada orang tua,” kata Kiai Dirjo dengan gayanya yang kocak dan mendapat tepuk tangandari 985 siswa.

    No comments:

    Post a Comment

    Note: Only a member of this blog may post a comment.

    Fashion

    Beauty

    Travel