• Breaking News

    BI SUDAH MELUNCURKAN UANG NKRI BARU

    Sunday, December 1, 2013

    Panen Bawang Merah & Dialog, dalam Rangka kunjungan kerja Gubernur Jawa Tengah, di Kec Songgom Kab. Brebes.



    Singosari Fm, (Brebes) - kunjungan kerja Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo SH. disambut antusias. dalam rangkaian kunjungan tersebut, Gubernur Jateng juga sempat panen bawang merah bersama Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, Ketua DPRD Brebes, dan Para Pejabat lainnya, dan juga para petani bawang merah. di Desa Songgom Lor kecamatan Songgom, sabtu (30/11/13).

    Setelah panen bawang bersama, Gubernur Jateng melanjutkan acara Dialog Tanya Jawab dengan para petani dan pengolah lahan sawah setempat. Polemik seputar petani Brebes terutama soal harga bawang merah terus bergulir. Hingga kini meski dalam kondisi harga bawang anjlok, petani masih mau menanam kembali bawang merah yang sebagai tanaman pertanian khas Brebes itu.

    Berdasarkan ungkapan petani, harga petani kini anjlok hingga kisaran 8 ribu rupiah per-kilogram hingga 13 ribu rupiah, padahal idealnya untuk bisa untung, harga bawang pada kisaran 15 ribu rupiah. Demikian disampaikan petani bawang kepada gubernur Jawa Tengah, H. Ganjar Pranowo SH saat melakukan Dialog.

    Terkait permasalah yang di sampaikan warga petani tersebut dengan menggunakan bahasa Jawanan Banyumasan, Ganjar merasa miris, pasalnya beberapa waktu lalu harga bawang Brebes berhasil menembus harga 35 ribu di tingkat petani, dan sekarang jatuh pada kisaran 8 ribu rupiah.

    Dalam Penyampaiannya Ganjar Pranowo menguraikan, Kabupaten brebes yang 70% masyarakatnya bertani Bawang menjadi satu komunitas yang besar. Bila digabungkan beberapa kelompok petani yang ada akan menjadi komunitas petani yang besar.  Kita para petani harus kompak menghadapi problema yang kita hadapi, terutama soal naik turunnya (Fluktuasi) harga bawang terutama untuk jangka panjang. Solusinya, Kelompok tani mengajukan aspirasi yang sifatnya bantuan dari provinsi digabungkan ke dalam satu wadah, yakni dengan membentuk badan Khusus penanganan bawang merah yang sifatnya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Brebes,” ujar Ganjar.

    Menurut Ganjar, biaya yang akan digunakan diperuntukan membangun gudang bawang yang ada, di fasilitasi penyejuk ruangan, hingga membuat bawang awet dalam jangka waktu cukup lama. dengan hal ini petani bisa menyimpan bawangnya apabila terjadi panen raya. Selanjutnya petani bawang dapat mengontrol pemasokan bawang terutama bawang Import, dan bisa mengendalikan kan harga.

    Sementara itu menurut Bupati Brebes,Hj Idza Priyanti SE yang mengawal kunjungan kerja tersebut mengatakan, Pemkab Brebes mendukung penuh dengan akan dibukanya BUMD yang sifatnya untuk penanganan bawang merah. Hal ini dirasa akan membantu petani bawang yang harganya sedang anjlok.

    Gubernur mendukung aspirasi petani Brebes,Pemkab Brebes juga harus mendukung.terkait masalah Tekhis kita akan lakukan kordinasi dengan instasi terkait. semuanya demi kesejahteraan para petani Brebes,” jelas Idza.

    No comments:

    Post a Comment

    Note: Only a member of this blog may post a comment.

    Fashion

    Beauty

    Travel