• Breaking News

    BI SUDAH MELUNCURKAN UANG NKRI BARU

    Thursday, February 20, 2014

    Warga Kertasinduyasa Kembali Demo, Tuntut Pilkades Ulang.

    Singosari Fm, ( Brebes ) - Ratusan warga Desa Kertasinduyasa, Kecamatan Jatibarang, kabupaten Brebes kembali  berunjuk rasa menuntut pemilihan ulang pilkades, di Balaidesa setempat. Rabu (19/2/2014).

    Para demonstrans menilai panitia curang karena tidak mau menunjukkan hasil rekapitulasi perhitungan suara. Salah satu warga, Irfan (35) mengatakan, warga menuntut transparansi proses pemilihan dari awal hingga akhir perhitungan. Tapi panitia tidak mau menemui warga, hingga akhirnya warga menuntut pemilihan ulang.

    Pilkades Kemiriamba berlangsung 13 Januari 2014 yang lalu. 2 calon kades bertarung memperebutkan kursi kepala desa, yakni H Taufik dan H Sugeng. H Sugeng selanjutnya memenangkan pemilihan dengan selisih 75 suara. H Sugeng mendapatkan suara 1868 dan H Taufik mendapatkan 1793 suara dari total daftar pemilih tetap 4694 kartu suara.

    Beredar kabar, saksi-saksi di TPS dan calon kepala desa belum memperoleh salinan berita acara pelaksanaan pilkades. Kondisi ini, membuat simpang siur hasil pilkades dan memicu berbagai pertanyaan yang memancing emosi pendukung calon kades yang kalah.

    Ketua Aliansi Masyarakat Peduli Desa Kertasinduyasa, Irwan Jaelani berharap panitia tidak ada keraguan untuk memberikan salinan berita acara hasil pilkades. Ia akan mencoba berpikir baik terhadap panitia. Tapi kalau panitia bersikeras tidak memberikan salinan berita acara tersebut maka ia mempunyai prasangka tidak baik. Apa sih yang membuat mereka enggan menempelkan, memberikan salinan berita acara di papan pengumuman.. kata Irwan bertanya.

    Atas kondisi tersebut, warga yang tergabung dalam kelompok Aliansi Masyarakat Peduli Desa Kertasinduyasa menyampaikan sikap mosi tidak percaya. Terkait hal itu Kabag Pemerintahan Desa Setda Brebes, Drs Tatag Koesadijanto mengatakan, siap membantu persoalan yang tengah terjadi pasca Pilkades di Desa Kertasinduyasa.Pihaknya akan mengupayakan penyelesaian yang terbaik. Meskipun tidak ada yang terpuaskakn, minimalnya bisa diterima.“Rujukan kami tetap aturan Perbup yang harus diterapkan,” katanya.

    No comments:

    Post a Comment

    Note: Only a member of this blog may post a comment.

    Fashion

    Beauty

    Travel