• Breaking News

    BI SUDAH MELUNCURKAN UANG NKRI BARU

    Tuesday, June 10, 2014

    Kondisikan Anak Betah Kembali Kerumah.




    Singosari Fm, (Brebes) - Menjadi ibu sangat berat untuk bisa membuat  anak-anak betah kembali ke rumah.  Terbukti banyak ibu-ibu yang gagal memulangkan anaknya di saat jam-jam belajar ataupun jam istirahat. Sangat banyak anak-anak enggan pulang ke rumah karena suasana rumah tidak nyaman oleh ulah kedua orang tuanya. 

    Akibatnya banyak anak-anak yang menjadi korban pedofilia, narkoba, dan kekerasan anak lainnya akibat minimnya control dari orang tua.
    “Kita harus membuat anak-anak nyaman di rumah,” tutur Ketua Pucuk Pimpinan (PP) Fatayat NU Hj Nur Nadlifah SAg saat memberi sambutan pada peringatan Hari Lahir (Harlah) Fatayat NU ke 64 tingkat Kab Brebes di Halaman Balai Desa Jatibarang Lor, Ahad (8/6/14).
     
    Nur Nadlifah tidak bisa membayangkan bagaimana kacaunya negara kalau di dalam keluarga tidak lagi nyaman. Sebab keluarga itu inti dari suatu Negara. Kalau keluarga rapuh, maka negara akan runtuh. Dan kokohnya keluarga, terletak pada seorang ibu. “Di dalam keluarga bisa membangun anak-anak yang saleh-saleha,” katanya. 

    Ibu menjadi madrasah bagi anak-anaknya. Didalam rumah keluarga, terjadi proses pembelajaran tentang kerukunan, kedamaian, kesejahteraan, penuh kasih sayang mesra, bimbingan, kenyamanan dan lain-lain. “Oh sungguh bahagia, rumahku adalah surgaku,” tandasnya.

    Berbicara masalah pemilu presiden 9 Juli 2014 mendatang, dia menyarankan agar ibu-ibu Fatayat NU aktif mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menggunakan hak pilihnya. Secara kelembagaan, Fatayat NU tetap Netral.  Namun harus menjadi pemilih yang cerdas, dalam artian pilih yang manfaatnya lebih besar dan mudlaratnya lebih kecil. 

    Perbedaan pilihan jangan sampai menghancurkan ukhuwah Islamiyah apalagi sampai menghancurkan keluarga besar Fatayat NU. “Bagi saya pribadi urusan keluarga tetap nomor satu sedangkan urusan pilpres nomor dua,” tandasnya.

    Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE menyampaikan bangga atas kiprah Fatayat NU dalam turut serta membangun Brebes. Di usianya yang ke-64, dia menyarankan agar Fatayat NU bisa lebih mandiri yang dibuktikan dengan berbagai kegiatan yang produktif. Kegiatan yang bersifat ketrampilan, life skill maupun UMKM harus terus digali dan laksanakan. “kalau anggotanya aktif kreatif dan mandiri maka taraf kesejahteraan anggota makin meningkat pula,” kata Idza.

    Ketua Panitia Sumiyati SAg menjelaskan, rangkaian kegiatan Harlah antara lain diisi dengan Fashion Show ala Fatayat, Seni Hadrah dan Qosidah, Nasyid Perindu Sholawat Nabi (Perisai) dan Launching Bakso Ikan. “Kegiatan harlah terselenggara karena ridlo Allah dan semangat swadaya sahabat-sahabat Fatayat se Kab Brebes,” tutur Sumiyati.

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE, Mutasyar PC NU KH Syeh Said Basalamah, Ketua PC Fatayat NU Brebes Mukminah MPd, Ketua PP Fatayat  Nur Nadlifah, memberikan santunan kepada 100 anak yatim berupa uang dan alat-alat sekolah. Kegiatan diakhiri dengan mauidlatul khasanah oleh Pengasuh Pondok Pesantren Mahaduth Tholabah Babakan Slawi Kab Tegal Hj Nur Azizah. (wsd/ Singosari fm)
     

    No comments:

    Post a Comment

    Note: Only a member of this blog may post a comment.

    Fashion

    Beauty

    Travel