• Breaking News

    BI SUDAH MELUNCURKAN UANG NKRI BARU

    Wednesday, September 24, 2014

    Pelatihan P2K2 Sesi Kesehatan dan Gizi bagi 79 Pendamping PKH di hotel Riez Palace Tegal.


    Singosari Fm, (Brebes) - Sebagai upaya meningkatkan kemampuan dan skill bagi pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang baru di Kabupaten  Brebes, diadakan Pelatihan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2), Sesi Kesehatan dan Gizi bagi 79 Pendamping PKH,  di hotel Riez Palace Tegal, selama 4 hari ( 23-26 September 2014).

    Tujuan dari pelatihan ini yakni untuk memberikan bekal ilmu pengetahuan dan kemampuan pendamping tentang kesehatan dan gizi, sehingga memudahkan bagi pendamping saat melakukan dampingan kepada keluarga penerima bantuan, agar ada perubahan perilaku masyarakat.

    Metode pelatihan adalah Tutorial, Simulasi, dan Praktek di Lapangan. Selama 3 hari peserta menerima pembelajaran  di ruangan dan 1 hari mempraktekkan materi yang di dapat bisa langsung di aplikasikan pada penerima dana PKH.

    Peserta mendapatkan Materi pembelajaran meliputi 1000 hari Pertama Kehidupan (HPK), Masalah Gizi, Tablet Tambah Darah untuk Ibu Hamil, tanda bahaya kehamilan, Inisiasi Menyusui Dini ( IMD ), ASI Ekslusif, Diare, MPASI, Vitamin A, Jamban Sehat, Cuci Tangan Pakai Sabun, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

    Direktur Jaminan Sosial Kemensos RI, DR. M. Roni Royani mengatakan, menjadi Pendamping PKH bukan pekerjaan sampingan, sehingga jangan sampai pendamping rangkap pekerjaan. Sebab, untuk mendampingi keluarga sangat miskin perlu serius dalam mendampingi RTSM agar mereka dapat keluar dari kemiskinan. Dianjurkan bagi Pendamping PKH agar selalu bekerja sesuai dengan tugas dan kewajiban yang sudah di sepakati dalam kontrak kerja.

    Ia juga menjelaskan pelatihan yang diberikan selama 4 hari, mudah-mudahan mampu meningkatkan kapasitas SDM 79 Pendamping PKH baru terutama pengetahuan tentang kesehatan dan gizi, sehingga bisa membantu meningkatkan derajat kesehatan di Kabupaten Brebes dan juga dalam rangka penanggulangan stunting.

    Kepala Dinas Kesehatan Brebes, dr. Sri Gunadi Parwoko, M.Kes, dalam kata sambutannya mendukung adanya keterlibatan pendamping PKH dalam membantu menurunkan angka prevelensi stunting. "Ini karena permasalahan kesehatan Brebes seperti Angka Kematian Ibu (AKI) sudah 50 orang ibu yang meninggal. Kemudian, stunting masih 47 % dan pemberian ASI Ekslusif baru 32%.

    Data tersebut, katanya, dapat memberikan kontribusi masalah kepada Provinsi juga Nasional. Di sisi lain juga  permasalahan perilaku hidup yang masih dominan, terutama perilaku kebiasaan merokok, BAB/BAK sembarangan dan buang sampah sembarangan.

    No comments:

    Post a Comment

    Note: Only a member of this blog may post a comment.

    Fashion

    Beauty

    Travel