• Breaking News

    BI SUDAH MELUNCURKAN UANG NKRI BARU

    Wednesday, September 10, 2014

    Tahun 2014 di Brebes, Angka Kematian Ibu 47 dan Kematian Bayi 201.

    Singosari Fm, (Brebes) - Nurhidayaningsih selaku ketua FMM KIA (Forum Masyarakat Madani Kesehatan Ibu Anak) mencatat sampai dengan bulan september 2014 angka kematian ibu di Brebes sudah mencapai 47 ibu meninggal dunia dan angka kematian bayi 201 balita.

    Hal ini diungkapkan saat diadakannya pertemuan hasil maklumat yang dihadiri 35 orang terdiri dari utusan organisasi kemasyarakatan antara lain IBI, PKK, Muslimat, Fatayat, Aisyiyah, LKNU, Karangtaruna, LDII, Walubi, Gereja Indonesia dan Perdhaki, 8 kecamatan Ketua FMM.

    Kegiatan pertemun forum FMM bertempat di Gedung IBI Brebes Jl. Pangeran Diponegoro Pesantunan Brebes. Narasumber acara ini adalah Rizky sebagai CSSC ( Comunity Society Strenggening Coordinator) dan Panca Ruthindarti Selaku QIC (quality Improvment Coordinator) dan Adi Assegaf mewakili FMM KIA, Selasa, (9/9/2014).

    Sementara untk tujuan kegiatan yakni untuk mensosialisasikan hasil maklumat pelayanan di fasilitas kesehatan meliputi Rumah Sakit dan Puskesmas kepada stakholders. Diharapkan masyarakat bisa memberikan umpan balik terhadap pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak di Fasilitas Kesehatan.

    Lebihlanjut Nurhidayaningsih menuturkan tugas kita masih berat, karena dari 17 Kecamatan di Kabupaten Brebes yang di intervensi oleh FMM baru ada 8 kecamatan, yang baru membentuk Forum Masyarakat Madani Kesehatan Ibu Anak (FMM KIA)

    “Kami mengajak segenap komponen masyarakat sipil yang berada di wilayah Kabupaten Brebes untuk berperan aktif sekaligus bergabung untuk membantu menurunkan Angka Kematian Ibu dan Anak,” harap Nurhidayahningsih.

    Rizky selaku narasumber menyatakan maklumat pelayanan itu bagian dari komitmen fasilitas kesehatan dalam memberikan layanan meliputi visi misi, hak dan kewajiban pasien, standar prosedur pelayanan, etika pelayanan, pengelolaan umpan balik atau pengaduan masyarakat terhadap penyedia layanan.

    Rumono Aswad salah satu peserta menyampaikan acara ini bagus dan sungguh mulya karena mau berbagi ilmu sekaligus sharing pengalaman, hal yang urgen kemana dana Corporate Social Responsibility ( CSR ) atau dana Tanggungjawab Sosial Perusahaan.

    “Kenapa rapotnya sudah merah, kok di lihat kegiatan penurunan AKI dan AKB belum ada dukungan CSR dari lembaga atau perusahaan yang beroperasi di Brebes, ini harus di advokasi biar mereka pun peduli bersama untuk gerakan masyarakat untuk mendukung penurunan angka kematian ibu dan anak?” tanya Rumono tak habis pikir.

    Menurut Rumono, kedepan perusahaan yang ada di Brebes diharapkan bisa memberikan dana CSR-nya untuk kesejahteraan masyarakat terutama untuk keluarga yang mempunyai ekonomi di bawah garis kemiskinan sebagai pertanggungjawaban perusahaan terhadap masyarakat Brebes.

    Rencana tindaklanjut di pandu oleh Adi Assegaf dari koordinator FMM KIA Kabupaten Brebes menyatakan setelah pertemuan maklumat ini pengurus FMM akan mengunjungi fasilitas kesehatan untuk memastikan terpasangnya maklumat yang dibuat oleh penyedia jasa layanan, peningkatan donor darah rutin di tiap FMM untuk membantu ibu hamil yang melahirkan akibat perdarahan karena kekurangan darah.

    No comments:

    Post a Comment

    Note: Only a member of this blog may post a comment.

    Fashion

    Beauty

    Travel