• Breaking News

    BI SUDAH MELUNCURKAN UANG NKRI BARU

    Thursday, December 25, 2014

    Bupati Santuni KOrban Konflik Sosial.

    Singosari Fm, (Brebes) – Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, SE memberikan santunan kepada sejumlah warga yang menjadi korban konflik sosial. Santunan berupa seperangkt alat rumah tangga dan sejumlah dana tali asih tersebut merupakan kepedulian Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes atas konflik sosial yang terjadi di beberapa daerah rawan konflik di Kabupaten Brebes. 
     
    Bersama Ketua DPRD Brebes DR.H. Illia Amin, MM, Kapolres Brebes AKBP Ferdy Sambo, Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Imam Cahyadi Suhada, Ketua Pengadilan Agama Brebes Drs. H. Rd. Mahmud Tobri, MH, SKPD terkait serta Pengasuh Ponpes Al Hikmah I Benda, Sirampog KH.Labib Sodiq, Bupati Brebes memberikan santunan secara langsung kepada korban konflik sosial yang terjadi di Kecamatan Ketanggungan, Selasa (23/12/14).

    Bupati Idza merasa sangat prihatin atas konflik sosial yang menimbulkan korban harta maupun rasa aman dan nyaman di tempat tinggalnya. Dengan harapan yang besar, jajarannya bersama aparat penegak hukum lainnya dapat mengantisipasi peristiwa dengan melakukan pendekatan musyawarah  dan silaturakhim antara Pemkab dengan tokoh masyarakat serta warga yang mempunyai potensi konflik.
    “Saya sangat prihatin, saya harap ini adalah yang terakhir yang terjadi di wilayah Kabupaten Brebes. Marilah kita jalin persaudaraan yang lebih erat lagi, karena hakekatnya kita adalah bersaudara.” Kata Bupati.

    Menurutnya, upaya yang dilakukan Pemkab Brebes untuk mengantisipasi kerawanan konflik sosial ini antara lain mempercepat perbaikan akses yang menuju maupun melintasi daerah rawan konflik sehingga tidak lagi menjadi daerah yang sedikit terisolir dan lambat pembangunannya. Dengan adanya pembangunan di daerah rawan konflik tersebut, diharapkan faktor penyebab konflik dapat dikurangi, angka pengangguran menurun dan pemuda tidak lagi terjebak dalam disorientasi.
    Selain percepatan pembangunan dan pemerataan ekonomi, perlu dilakukan juga peningkatan pemahaman keagamaan bagi masyarakat dan generasi muda.    

     Sebanyak 600 personil aparat keamanan yang diterjunkan dalam pengamanan rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru 2015 yang ditempatkan di pos-pos pengamanan yang telah ditetapkan dan di daerah rawan konflik. Sebanyak 425 pesonel Polri dan diperkuat dari personel TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan. 

    No comments:

    Post a Comment

    Note: Only a member of this blog may post a comment.

    Fashion

    Beauty

    Travel