• Breaking News

    BI SUDAH MELUNCURKAN UANG NKRI BARU

    Tuesday, December 30, 2014

    Bupati : Ternak Hibah Jangan Dijual

    Singosari Fm, (Brebes) - Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE wanti-wanti kepada para kelompk tani ternak penerima bantuan hibah ternak agar tidak menjual ternaknya. Karena hanya akan mematahkan rantai kegiatan kelompok yang mengakibatkan kerugian. “Jangan dijual ternak-ternak hibah ini ya,” pesan Bupati saat memberikan bantuan hibah ternak secara simbolik di ruangrapat Bupati Brebes, Senin (29/12/14).
     
    Bupati menjelaskan, kelompok ternak hanya boleh menjual hasil peternakannya seperti telor ataupun limbah ternak. “Limbah ternak yang telah diolah bisa menghasilkan sebagai in come tambahan,” terangnya.

    Langkah awal untuk mencapai keberhasilan, lanjutnya, para peternak harus rajin puasa. Dalam artian puasa kesabaran jangan ujug-ujug begitu hibah ternak diterima langsung dijual. “Pelihara dulu dan diberdayakan sehingga bisa berkembang biak,” tuturnya.

    Peternak harus sadar akan pentingnya azas manfaat dari kehidupan berkelompok dalam beternak. Yakni dengan saling bekerja sama. Memelihara ternak, bukan berarti kembali hidup seperti jaman dahulu, feudal. Tetapi beternak juga bisa dengan cara-cara modern seperti yang dilakukan oleh peternak sapi di Boyolali. “Dengan teknologi pakan ternak, Kelompok tani ternak di Boyolali mampu mengembangkan Sapi yang semula berharga Rp 7 Juta dalam waktu enam bulan bisa terjual menjadi Rp 18 juta,” kata Bupati. 

    Bupati berjanji akan memantau langsung ke lokasi-lokasi peternakan yang dikelola para kelompok ternak. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga keberlangsungan kehidupan para peternak sekaligus mencari kendala dan kendali yang harus dilakukan oleh pemkab Brebes dalam memberdayakan peternakan di Brebes. “Swasembada pangan, tidak melulu dari hasil beras dan palawija tetapi juga dari sector peternakan,” tandas Bupati.

    Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Brebes Ir Yulia Hendrawati MSi memaparkan, bantuan diberikan kepada 111 kelompok ternak senilai Rp 5,846 Milyar. Hibah berasal dari tiga sumber yakni pertama, dari Hibah APBN 2014 Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian kepada 13 kelompok senilai Rp 1,463 Milyar. Ternak yang diberikan berupa 2 ekor sapi jantan, 18 ekor sapi betina, 20 ekor sapi perah betina, 10 ekopr sapi Peranakan Ongoli (PO) Betina, 22 ekor domba dan 220 ekor ayam.

    Juga diberikan 2 paket pembangunan kebun hijauan pakan ternak, 2 paket pipanisassi, 2 paket embung, e unit gunang pakan dan 1paket peralatan gudang pakan, 1 unit chooper, 1 alat pengolah pupuk dan unit kendaraan bermotor roda tiga. 

    Kedua, bersumber dari APBD Brebes 2014, diserahkan kepada 86 kelompok senilai Rp 2,079 Milyar. Bantuan tersebut berupa 3 ekor sapi perah betina, 6 ekor sapi jabres jantan, 40 ekor sapi PO Betina, 3 ekor domba komposit jantan, 18 ekor sapi jantan bakalan, 8 ekor kerbau betina, 6 ekor kerbau jantan, 228 ekor domba, 146 ekor itik dan 70 ekor ayam. 

    Juga diberikan 5 unit kendaraan roda tiga, 1 unit rumah susu dan peralatan susu, 2 unit kandang kerbau, 2 unit chooper, 1 unit digester biogas, 1 unit alat pengolah pupuk organic, 1 paket penataan lingkungan dan 1 paket jalan produksi. 

    Ketiga, bersumber dari APBN Tugas Pembantuan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, diserahkan kepada 12 kelompok senilai Rp 2,303 Milyar. Bantuan tersebut berupa 50 ekor sapi jantan bakalan, 10 ekor kerbau jantan, 90 ekor kerbau betina, 1 paket sarana produksi peternakan dan 10 paket sarana pembibitan ternak. 

    Keberhasilan Brebes, tambah Yulia, menaruh kepercayaan yang tinggi di Kementerian. Sehingga pada tahun 2015 mendatang Brebes bakal menjadi tuan rumah Rakor pembibitan kerbau dan kontes kerbau dan sapi local Indonesia. “Kami siap untuk menjadi tuan rumah,” tandas Yulia.

    No comments:

    Post a Comment

    Note: Only a member of this blog may post a comment.

    Fashion

    Beauty

    Travel