• Breaking News

    BI SUDAH MELUNCURKAN UANG NKRI BARU

    Thursday, September 8, 2016

    TKI PURNA DITUNTUT TERAMPIL BERWIRAUSAHA



    BREBES - Pembinaan keluarga TKI, adalah salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan keluarga, khususnya keluarga TKI. Saat ini permasalahan TKI tidak hanya sebatas pada penempatan dan perlindungan TKI saja, namun lebih dari itu, sejak pra penempatan sampai dengan saat purna penempatan TKI yang bekerja diluar negeri dalam waktu yang relatif lama, untuk tidak menimbulkan permasalahan tersendiri bagi keluarga yang ditinggalkan.

    Dengan adanya permasalahan yang timbul, Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Ketrampilan yang ditujukan kepada Kelompok Bina Keluarga TKI, bertempat di Pendopo Brebes hari Kamis, 8 September 2016.

    Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, SE. Dalam sambutannya, Bupati berharap dengan adanya peningkatan ketrampilan ini, maka purna TKI bisa mempunyai usaha kratif yang untuk perekonomian keluarga sehingga tidak tergiur lagi untuk menjadi TKI kembali.

    Sementara, Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Brebes, Khambali menyatakan Kota Bawang merupakan daerah dengan peringkat nomor sembilan pengirim TKI terbesar di Indonesia, dan urutan nomor 10 kabupaten dengan TKI bermasalah di Indonesia. Selain permasalahan TKI di luar negeri, masih ada permasalahan yang terjadi dalam negeri yang menimpa anggota keluarga TKI.

    Hadir dalam kesempatan itu, Deputi Perlindungan Hak Perempuan KPPA, Vennetya R Danes yang mengatakan ada tiga bidang pokok dalam program tersebut. Pertama bidang pemberdayaan ekonomi keluarga TKI, ketahanan dan kesejahteraan keluarga TKI, dan pemenuhan hak anak. Menurutnya, tiga bidang tersebut akan terpenuhi jika TKI purna dapat mandiri dengan berwirausaha.

    Pengembangan program ini sudah dilakukan di 35 kabupaten di 10 provinsi yang merupakan kantong atau daerah paling banyak memberangkatkan TKI. Pada tahun ini akan dibentuk 10 kelompok TKI di tiga provinsi yakni Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat.

    Sedikitnya, ada 200 TKI purna yang menghadiri kegiatan tersebut, dan mereka menyambutnya dengan antusias. Adapun bentuk pelatihan yang dilakukan berupa keterampilan menjahit, membuat kue kering dan basah serta membuat nugget dan bakso. (rdt)

    No comments:

    Post a Comment

    Note: Only a member of this blog may post a comment.

    Fashion

    Beauty

    Travel