• Breaking News

    BI SUDAH MELUNCURKAN UANG NKRI BARU

    Sunday, October 9, 2016

    SATU KORBAN TENGGELAM SANTRI LANGITAN DARI BULAKAMBA, TIBA DI RUMAH DUKA




    BREBES - Salah satu Korban tenggelam di sungai bengawan solo Lamongan Jawa Timur M. Afiq Fadhil (19) santri Ponpes Langitan, Minggu 9 Oktober 2016 pukul 07.00 WIB tiba di rumah duka di desa Bulakparen Kecamatan Bulakamba, Brebes.

    Ayah korban Rasbun (50) dan Ibunya Tuti Maryati (45) saat ditemui di rumah duka mengatakan tidak ada firasat apapun terkait meninggalnya Afiq. Meski tampak sedih, mereka ikhlas dengan ketentuan ilahi tersebut.

    Dijelaskan oleh orang tuanya, bungsu dari dua bersaudara itu sudah 2,5 tahun mondok di Langitan. Korban yang juga jago kaligrafi tersebut terakhir pulang ke rumahnya pada Lebaran Idul Fitri kemarin.

    Suasana rumah duka terlihat ramai dengan kondisi jenazah terbungkus kain kafan dan plastik yang masih berada di mobil Puskesmas milik pemkab Lamongan.

    Sambil menunggu penggalian liang lahat, jenazah tidak dibawa masuk rumah duka, ini karena kondisi jenazah yang sudah membusuk.

    Salah satu pengurus Pondok Pesantren Langitan Syaeful Huda yang mengantar jenazah menceritakan kronologi tenggelamnya para santri.

    Dijelaskan oleh saeful, bahwa layaknya ponpes pada umumnya setiap hari Jumat tidak ada kegiatan pesantren, untuk itu para santri berniat pergi ke pasar guna membeli persediaan bahan makanan. Pasar yang berjarak tiga kilo meter dilalui 25 santri termasuk Afiq, dengan perahu yang melintasi sungai bengawan solo.

    Karena beban yang banyak dan penumpang tidak bisa menyeimbangkan posisi, akhirnya perahu terbalik. Tujuh dari dua puluh lima santri hilang.

    Sebelumnya, pengurus Ponpes sudah mengingatkan untuk tidak melewati sungai, karena arus deras di musim hujan.

    Saeful menambahkan, hingga saat ini ke tujuh korban tenggelam sudah ditemukan.

    No comments:

    Post a Comment

    Note: Only a member of this blog may post a comment.

    Fashion

    Beauty

    Travel